Berbeda pandangan dengan Fraksi PDI Perjuangan, fraksi PPP, PAN dan PKS sepakat bahwa keputusan pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri soal Ahmadiyah merupakan keputusan terbaik dan arif untuk saat ini.
“Kita kan sudah sepakat serahkan kepada pemerintah. Apa yang diputuskan kemarin, saya kira itu adalah hal yang paling memungkinkan,” ujar Ketua Fraksi PKS Mahfudz Siddiq di Jakarta, Selasa (10/6).
Hal ini juga ditegaskan oleh Ketua Fraksi PAN Zulkifli Hassan. Zulkifli mengatakan bahwa masyarakat, meliputi Islam dan Ahmadiyah, harus mengikuti apa yang sudah diputuskan oleh pemerintah. Tentu saja, mereka tidak menutup mata bahwa banyak pro dan kontra terhadap SKB tersebut di dalam masyarakat.
Zulkifli menuturkan, siapapun yang tidak puas tetap berhak menyalurkan pendapat, namun hendaknya melalui proses hukum yang berlaku. “Bagi yang tak puas terserah tapi kita harus jauhi kekerasan,” ujar Zulkifli.
Mahfudz juga menganggap bahwa ketika semua dalam jalur yang tepat, kalaupun Ahmadiyah tidak menaati SKB maka akan ada delik bahwa Ahmadiyah memang harus dibubarkan.
Ketua Fraksi PPP Lukman Hakim Saefuddin mengharapkan dengan dikeluarkan SKB ini, konflik-konflik horizontal tidak akan terjadi lagi ketika semua pihak menaati SKB yang diterbitkan. “Dan Ahmadiyah kembali ke jalan yang benar sesuai Islam,” tandas Lukman. @Kompas.




hhhh, kapan ya PKS, MMI, FBR, FPI, HTI, dan segala ormas gelo enyah dari Indonesia ? Munafik semua !
[...] PPP, PAN dan PKS: SKB Ahmadiyah Kebijakan Arif5 hours ago by aku Berbeda pandangan dengan Fraksi PDI Perjuangan, fraksi PPP, PAN dan PKS sepakat bahwa keputusan pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri soal Ahmadiyah merupakan keputusan terbaik dan arif untuk saat ini. … ALbahar BLog – http://albahar.wordpress.com [...]
to akh omo.hhh kapan ya kita semua sadar dari saling mencela sesama sudara.kalo mereka semua munafik, lantas menerut antum mana yang g munafik? kok enak banget mengatakan semua munafik. ada yang kurang tuch bagaimana dengan salafy, jamaah tabligh dll ?dijaga tuch komentarnya.
Kang OmO yth, setuju memang jika para biang kerok itu enyah dari bumi Nusantara nan indah. Aku juga bingung kenapa Rizieq Shihab disiarkan terus menerus oleh media elektronik. Tidak ada manfaatnya tapi kalau kehidupan DenMas Soegeng itu perlu karena memberi manfaat untuk hidup sebagai manusia. Dari sisi manapun saya lebih menghormati DenMas dengan keluguannya tersimpan kekuatan yang dahyat, sifat manusia yang dekat dengan sang Pencipta. Banding dengan sosok Rizieq Shihab merengek terus merepet terus, sifat anak kecil kalau minta sesuatu tidak dikasih pasti merengek-rengek. Nah jika dikasih besok akan merengek pula minta yang lebih besar. Dia-pun demikian, sekarang minta Ahmadiyah dibubarkan besok dia minta Indonesia menjadi negara Islam, kan sudah embrionya diucapkan 7 kata dibelakang KeTuhanan Yang Maha Esa agar dicantumkan kembali [mundur lagi kan, ke Piagam Jakarta]. Itu saja sudah mencerminkan “SIAPA DIA”. Mengapa ARAB YANG BESAR tidak bisa melibas ISRAEL yang KECIL ? Jika Rizieq Shihab dapat menjawab, perlu dikaji jawabannya karena saya yakin jawabannya TRIPPING. Lantas tanya lagi kenapa ANDA tidak menasihati Raja Arab Saudi agar TENTARA AMRIK jangan diberi lahan sebagai pangkalan di Kerajaan Arab Saudi ! Saya yakin dia takkan pernah berani. Ada lagi sifat anak kecil merengek tapi kalu liat pentungan takut dan manis kali sifatnya. Ingat kata Sang Jendral NaGa Bonar “BANGKIT itu MENCURI” MENCURI perhatian dunia dengan prestasi” bukan dengan frustasi {tambahan saja}.
MERDEKA !!
tautjo is still alive.
Walah-walah lha kok semua pada kebakaran jenggot to! kalau memang menurut pemerintah demikian yang terbaik ya mbok yo sing legowo po’o sih ! toh semua itu juga demi kebaikan semua pihak! saya sendiri yo ngiris mendengarnya! tpi lha bgaimna lagi, Lha wong SKB sendiri kan sudah pertimbangkan masak-2 beberapa aspek! apa kita mau perang saudara lagi? seperti jaman penjajah dulu yang sangat rentang dengan adu domba nya? Mangkanya sudahlah mari kita sama-sama introspeksi diri jangan merasa benar, merasa baik dan juga merasa pandai sendiri-sendiri! kalau kita merasa yang baik, benar dan pandai maka kita nggak akan jadi baik, benar dan pandai! Ayo sing rukun sajalah sesama warga negara indonesia ! jangan mudah kena provokator kondisi ekonomi sudah semakin ruwet , semua barang pada selangit orang kecil makin menjerit lha kok malah ribut pakai clurat clurit! wisss ….wisss. wissss!
Kang OmO yth, kenapa saudara menjelekkan ormas yang betul-betul ingin menjalankan dakwah Rasulullah.
Menurut gue sebaiknya anda koreksi doloe komentar sebelum di publikasinkan…
Sabar dan tenang…
http://politik.infogue.com/ppp_pan_dan_pks_skb_ahmadiyah_kebijakan_arif
saya stuju dengan padhepokananime, mungkin saya pikir kang omo lagi stress
kalau ada yang kecewa itu adalah wajar sebab skb3menteri tidak memenuhi tuntutan umat islam, tapi jika dibaca dengan baik – baik sebenarnya point dua dalam skb merupakan pukulan terkuat bagi ahmadiyah…….. yah alhamdullillah skb bisa keluar walau tidak ada kata bubar……. untuk saudara tautjo jangan terlalu menjatuhkan habib rizieq dan siapapun tokoh Islam yang memerangi sekelompok yang menodai Agama Islam. masalah arab saudi perasa’an tidak ada hubungannya ama habib Rizieq, karena peranan itu telah di ambil oleh bangsa saudi yaitu Usama Bin Laden, dialah yang memerangi mereka. lagian apa buruk kalau syari’at Islam diterapkan di Indonesia???? apa buruknya kalau habib Riaieq meminta syari’at Islam?? yang dia minta baik kok tidak buruk. kalau habib rizieq bilang jadikan Indonesia sebagai negara prostitusi itulah baru kita perangi. tapi ketika meminta syari’at Islam, itu tidak salah. Siapa dimuka bumi ini meragukan kehebatan Syari’at Islam?? bahkan di parlemen sedang dibahas tentang pengambilan beberapa butir syari’at Islam untuk diterapkan di Inggris. Negara Inggris saja mau menerapkan syari’at ( walau sedikit ) kenapa kita tidak??? apa alasan yang akan dikemukakan???? 1. negara kita bukan negara agama? makanya diperlukan syari’at Islam sebagai pembuktian bahwa kita bangsa Islam, alasan kedua 2. negara kita bukan cuma Islam tapi ada agama lain!!1 ok!! apakah pada masa Umar Bin kHattab R.a memperluas wilayah negara Islam ada juga penduduk dan juga tempat ibadah untuk mereka yang non muslim. 3. akan dikatakan kita wajib menghargai agama lain!! ok!! tapi timbul pertanyaan bagi umat Islam ” SIAPA YANG AKAN DIHARGAI ALLAH ATAU SESAMA MANUSIA?” dengan jawaban ini akan dimengerti bahwa syari’at Islam wajib di perjuangkan. satu lagi ngat ayat Al – qur’an Surat Almaidah 44 : dan barang siapa yang tidak menjalankan hukum Allah maka merekalah orang yang dzalim, di lain ayat pada surat yang sama “merekalah orang yang Kafir” jadi bagi orang Islam pelajarilah agama KITA LALU PERJUANGKAN YANG HAK, ALLAH LEBIH SEMPURNA DARIPADA MANUSIA. trims….. saya pecinta Indonesia dan Rakyatnya ya….. jangan dinilai kiri atau apapun:)