Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat memutuskan untuk menghentikan program acara *Empat Mata *yang ditayangkan Trans7. Penghentian tersebut karena acara itu dinilai tidak pantas dan melanggar standar program siaran.
“Sejak hari ini, Selasa, KPI memberikan sanksi administratif berupa penghentian selama satu bulan. Jika ingin disiarkan kembali, masa satu bulan tersebut untuk evaluasi dan konsolidasi,” kata Ketua KPI Pusat Sasa Djuarsa Sendjaja, dalam jumpa pers di Kantor KPI, Jakarta, Selasa (4/11).
Sasa menuturkan, sebelumnya KPI telah memberikan teguran sebanyak tiga kali. Teguran tersebut ditayangkan pada 5 Mei 2007, 27 September 2007, dan 25 Agustus 2008. Namun, pada tayangan 29 Oktober 2008 dalam episode Sumanto, mantan pemakan mayat, kembali ditemukan pelanggaran. “Dalam salah satu adegan ada bintang tamu yang memakan hewan kodok hidup-hidup sehingga dinilai telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran,” ujar Sasa.
Menurut Sasa, penghentian acara yang dipandu oleh Tukul Arwana itu juga berdasarkan keluhan yang sangat gencar dari masyarakat. Untuk itu, tuturnya, KPI menindaklanjuti aduan tersebut dengan berdasarkan pelanggaran isi siaran.
Selanjutnya, apabila Trans7 tidak memenuhi keputusan ini, KPI akan memberikan sanksi lebih lanjut sesuai ketentuan Undang-Undang Penyiaran. “Jika tetap dilanggar, KPI akan memberikan denda dan jika tetap dilanggar lagi akan diberikan pencabutan izin siaran,” tuturnya.@Kompas.




kok syereeemmm….
makan kodok…
wajarlah kalo dihentikan dulu…
saya sempat nonton tuh yang episode Sumanto, untungnya ga liat adegan makan kodok! kalo liat dijamin aku pasti mual deh!
oooo itu toh masalahnya, wajar aja dihentiin. teguran buat kita semua deh ………
ada2 aja nieh…
pake siarin yg aneh2 gitu….
kalo mau di tayangin…ya…di sensor dolo donk mas…….
(-_- ) ck
( -_-) ck
( -_-) ck
(-_- ) ck
Alaa.. pada iri aja sama Tukul cuma belum ketemu alasan yang tepat untuk menghentikan acara yang sangat inspiratif ini, memotivasi sekaligus menghibur. Banyak yang lebih parah spt Fear factor atau tehnik bertahan hidup ala tentara misalnya yang ditayangkan beberapa TV lain. Semoga muncul acara inspiratif lainnya. Bravo mas Tukul..
Menurut saya Ini pasti rencana pihak dari produsernya, jika kita tahu kalo gaji tukul itu 10 juta dalam 2 jam, lalu dalam seminggu 5×10 juta = 50 juta, dan dalam 1 bulan = 400 juta,
mana kuat dalam sebuah acara mampu membiayai seorang host dengan 400 juta…
Tukul juga agak sombong karena pendapatnya soal penggantian itu, katanya bisa mendapatkan uang bukan hanya dari program itu saja tapi lewat iklan juga bisa…
kalo iklan itu hanya bersifat sementara saja, kalo artisnya kesandung masalah hukum, iklan itu akan diputus juga penyiarannya…
demikian komentar saya…
maafkan kalo menyinggung…