Feeds:
Pos
Komentar

Archive for November, 2007

Sekitar 2000 warga masyarakat, tokoh dan artis reog Ponorogo menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kedubes Malaysia, Jakarta Selatan, Kamis.

Aksi itu merupakan bentuk protes atas tindakan Malaysia yang dinilai telah melakukan tindakan plagiat atas kesenian tradisional masyarakat Jawa Timur itu, dalam bentuk kesenian Barongan.

Dalam aksinya mereka menggelar spanduk yang mengecam Malaysia, seperti “Malaysia Plagiat Reog Ponorogo atau Stop Penjiplakan“.

Mereka juga menggelar aksi 50 reog Ponorogo yang memenuhi ruas Jalan Rasuna Said atau di depan Kedubes Malaysia, dengan diiringi irama gamelan yang nyaring.

Aksi yang dikemas dalam bentuk “Gelar Keprihatinan Budaya” itu mendapatkan penjagaan ketat dari aparat keamanan yang sudah berjaga-jaga sejak Kamis (29/11) pagi.

“Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan kami atas sikap Malaysia yang telah menjiplak reog Ponorogo,” kata Ketua Paguyuban Reog Ponorogo Indonesia, Begug Poernomosidi. Pihaknya mengaku merasa prihatin atas pengakuan, pernyataan, dan publikasi Pemerintah Malaysia terhadap kesenian Reog Ponorogo.ย  Oleh karena itu, Begug mengngimbau rakyat Indonesia agar merawat kesenian tradisional dari plagiator, karena itu merupakan aset dan potensi.

“Kita harus menjaga kesenian tradisional kita dari praktik penjilaplakan,” katanya.

Tritomo, pengurus Paguyuban Reog Indonesia DKI Jakarta, menyesalkan sikap pemerintah Malaysia yang telah menjiplak kesenian Ponorogo.

“Kami menuntut agar pemerintah Malaysia menghentikan aksi plagiat itu,” katanya.

Dalam acara itu juga, tiga perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh pihak Kedubes Malaysia untuk menyampaikan kesenian Reog Ponorogo merupakan kesenian asli Indonesia.

Sementara itu, ruas jalan di Jalan HR Rasuna Said sempat macet total karena karena pengunjuk rasa juga melakukan konvoi. @Antara

Iklan

Read Full Post »

Situs Kementerian Kebudayaan, Kesenian dan Warisan Malaysia yang beralamat di www.heritage.gov.my jadi bulan-bulanan hacker. Saat mengunjungi halaman situs tersebut, Kamis (29/11/2007), hanya halaman bernuansa putih yang muncul.

www.heritage.gov.my

Tak banyak pesan yang ditinggalkan hacker, hanya terdapat tiga baris tulisan berisi tiga tuntutan untuk Malaysia:

1. Hentikan pencurian kesenian dan kebudayaan dari Indonesia
2. Adili pelaku kekerasan terhadap WNI yang berada di Malaysia
3. Bubarkan Pasukan Rela

Saat dibuka, tak bisa lagi dilihat isi situs yang sejatinya berisi informasi tentang kebudayaan dan kesenian Negeri Jiran tersebut. Tampaknya, aksi deface ini merupakan ungkapan kemarahan anak bangsa terhadap Malaysia.

Bisa jadi, aksi hack ini merupakan lanjutan kekecewaan para dedemit maya Indonesia kepada ‘ulah’ Malaysia yang dianggap telah mencuri kesenian dan kebudayaan Indonesia — rasa sayange — yang dijadikan jingle kampanye pariwisata Malaysia. Atau juga kekerasan yang kerap dilakukan Malaysia terhadap warga negara Indonesia yang berada disana. Hacker juga menuntut agar pasukan Rela dibubarkan. @Dewi Widya Ningrum – detikinet

Read Full Post »

Sebuah pepatah “Tiada Gading yang Tak Retak” memang sangat cocok untuk diterapkan ke dalam segala hal di dunia ini. Dunia IT pun tak terlepas dari pepatah tersebut dan salah satunya adalah sistem operasi paling terkenal di dunia saat ini, yaitu: Windows” milik Microsoft.

Di bawah ini, terdapat beberapa keanehan pada sistem operasi WINDOWS tersebut.

Mungkin beberapa di antara kita sudah mengetahuinya, tapi tak ada salahnya untuk mencoba.

KEANEHAN #1
Orang India menemukan bahwa tidak ada seorang pun yang dapat membuat FOLDER di komputer dengan program Microsoft manapun dengan judul folder “CON”. Ini merupakan hal nyata dan seluruh kru Microsoft sendiri tidak dapat menjawabnya kenapa hal ini bisa terjadi.
Cobalah dengan membuat sebuah folder dengan nama CON atau con. Bukalah My Document -File -New -Folder -> ketik CON atau Con atau con.
Apa yang terjadi?

KEANEHAN #2
Bagi kita pengguna Windows, lakukanlah hal berikut ini:
1) Buka sebuah notepad file kosong
2) Ketiklah “Bush hid the facts” (tanpa tanda kutip ya)
3) Save di mana pun anda suka
4) Tutuplah dan bukalah kembali file tersebut.
Aneh bukan?

KEANEHAN #3:
Microsoft Crazy Facts.
Cobalah hal yang menarik ini, sungguh aneh! Bahkan Bill Gates sendiri tidak menemukan jawabannya kenapa ini bisa terjadi!
Hal ini ditemukan oleh orang Brazil. Cobalah!
1)Buka program Microsoft Word dan ketik: =rand (200,99) (ini berlaku untukย  (200,00 s/d 200,99)
2) kemudian ENTER
Apa yang anda temukan?

Menarik…

Read Full Post »

Pidato Presiden Bush

… dari milis tetangga, walaupun fiksi tapi semoga bisa bermanfaat.

Ehm ehm…

Kepada yang terhormat Direktut CIA, FBI, Direktur Bank Dunia, ADB, IMF, CEO Haliburton, Exxon Mobil, freeport, Bangkir2 Internasional, Dan semua yang telah membantu kami membiayai perang irak, Afganistan, serta menyebarluaskan kakuasaan Imperium global, Direktur media dan televisi CNN, ABC, NBC, yang telah membantu propaganda kita, kami ucapkan terima kasih

Hari ini adalah hari yang sangat penting karena pada hari ini saya akan melaporkan keadaan indonesia, negeri yang mayoritas penduduknya islam, yang dulu kita takuti itu, sekarang sama sekali tak berdaya di hadapan kita.

Karena kini tak ada satupun yang perlu kita takutkan dari negeri itu, laporan Intelejen mengatakan bahwa tak ada satupun bahaya potensial yang akan menggangu kepentingan kita di negeri itu.

Kita tidak perlu takut kepada angkatan bersenjata mereka, karena senjata yang mereka gunakan adalah kiriman dari negeri kita, lihatlah ketika kita jatuhkan embargo senjata, tentara-tentara mereka seperti maung ompong ha ha ha ha ( ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› penonton tertawa), yang lebih lucu lagi kemarin presidennya sendiri yang memelas pada kita untuk menghentikan
embargo itu ha haha. ( ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› penonton tertawa). kasihan-kasihan.

Tak perlu takut pada generasi mudanya, rupanya faham materialisme, budaya konsumtif, hedonisme, individualisme, yang kita ajarkan itu lewat iklan-iklan kita, tayangan-tanyangan televisi kita, film-film kita, propaganda-propagan da kita, sudah tertanam pada hati dan pikiran sebagian besar dari mereka, jangankan memikirkan negeri atau umatnya lebih-lebih agamanya, kini mereka hanya memikirkan kesenangan diri mereka sendiri, bayangkan saja Negara semiskin itu penduduknya menempati urutan tertinggi dalam urusan berbelanja baju ke Singapura, mengalahkan jepang, australia, dan cina sekalipun. ha ha ha ( ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› penonton tertawa).

Tak perlu takut tentang pelajar-pelajarnya, karena mahasiswa-mahasiswa terbaiknya selalu kita rekrut dan kita pekerjakan di perusahaan-perusahaan minyak atau tambang kita, dan kita menyuap mereka dengan gaji yang besarnya sama dengan loper koran di negeri kita ha ha ha. ( ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› penonton tertawa). Bayangkan orang-orang terbaiknya hadirin.

Tak perlu takut kepada pemimpin politik dan pejabatnya, karena sebagian besar dari mereka adalah orang yang gila jabatan dan sangat mudah untuk di suap, untuk uang dan jabatan, mereka bisa kita minta untuk melakukan apa saja sesuai keinginan kita. ha ha ha ha ( ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› penonton tertawa).

Tunggu,tunggu, Ada kabar yang lebih menggembirakan lagi, menurut laporan Intelejen yang saya terima, bahwa umat islam di sana telah terkotak-kotak menjadi banyak kelompok dan golongan. Tiap-tiap kelompok menjatuhkan yang lain dan mengganggap kelompoknya yang lebih baik dari yang lain, ada bibit kebencian yang besar di antara mereka yang dapat kita manfaatkan. sangat mudah bagi Intelejen kita yang berpengalaman untuk mengadu domba diantara mereka.

Hutang mereka sudah sangat besar dan hampir mustahil bisa mereka bayar, 22% APBN mereka habis untuk membayar hutang kepada kita, sehingga mengurangi anggaran pendidikan mereka, kesehatan mereka, dan pelayanan sosial mereka. Sehingga di negeri itu banyak penduduknya yang kelaparan, miskin, sakit dan tak mampu berobat, ini merupakan keuntungan bagi kita. Karena semakin lama jika kondisi tidak berubah, maka akan tercipta generasi yang lemah dari negeri itu. Yang tidak akan mampu melawan kita, seperti yang selama ini kita harapkan.

Kekayaan negeri mereka hampir semuanya kita kuasai, lebih dari 96% ladang minyak mereka telah kita miliki, tambang batu-bara, tembaga, emas, yang beroperasi di negeri itu hampir semuanya adalah milik kita. Lebih dari itu mimuman-minuman, makanan-makanan, buku-buku, walau banyak yang ngopi, komputer-komputer, software-soffware mereka, walau banyak yang ngebajak, bahkan odol dan sabun yang mereka gunakan adalah produksi perusahaan2 kita. ha ha ha ( ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› – ๐Ÿ˜› penonton tertawa),

….Indonesia merupakan ladang dollar kita yang harus tetap kita pertahankan bagaimanapun caranya, 200 juta lebih penduduk negari itu merupakan konsumen bagi produk-produk perusahaan kita.

Singkat kata Indonesia telah kalah dari kita baik dari segi Ekonomi, militer, politik, budaya,Teknologi, dan lain-lain dan lain-lain

Untuk menjaga agar kondisi ini tetap berlangsung, maka saya sarankan agar lebih mengefektifkan promosi budaya konsumtif dan hedonisme kepada mereka, kepada agen-agen CIA agar memecah belah umat islamnya, tebarkan kecurigaan dan fitnah di antara mereka,biar mereka terus berkelahi dan tidak punya waktu untuk melawan Imperialisme kita, terus rekrut generasi muda terbaiknya agar bekerja untuk perusahaan-perusaha an kita, sehingga tidak akan banyak gerakan yang menentang kita.

Sebelum mengakhiri pidato ini, saya ucapkan terima kasih atas kerja sama yang luar biasa ini, kepada seluruh pihak yang telah ikut serta membantu usaha kita, perusahaan-perusahaan Multinasional, Televisi dan Media masa, Bank Dunia, IMF, CGI, Negara-Negara sekutu, Economic Hit Man, Mafia Berkeley, yang terhormat pejabat korup indonesia. Dan lain-lain, dan lain-lain.

Sekian dan terima kasih.
George W. Bush

NB; sifat sangat rahasia, boleh di buka kepada public 25 tahun yang akan datang.

Read Full Post »

“Allahu Akbar Allaahu Akbar… Laa Ilaaha Ilallaah”, dilantunkan dari awal hingga akhir dengan suara bariton oleh Christopher Herbert dan menggema di Gereja Marble Collegiate di kawasan Manhattan, New York.

Suara azan yang dikumandangkan anggota jamaah Marble Collegiate Church itu merupakan salah satu acara yang mengawali berlangsungnya dialog segitiga kalangan penganut agama Kristen, Yahudi dan Islam di New York, Minggu.

Dialog yang mengusung tema “Perspektif dari Tiga Agama” tersebut menghadirkan tiga pemimpin agama, yaitu pemimpin masyarakat muslim Indonesia Syamsi Ali, Pendeta Yahudi Peter J. Rubinstein, dan Pendeta Edwin G. Mulder –mewakili komunitas Marble Collegiate Church.

Mengawali sesi dialog, Syamsi Ali, yang juga Ketua Dewan Masjid Al-Hikmah New York, membawakan bacaan Alquran Surat Ali Imran ayat 102 yang maknanya menekankan bahwa persaudaraan merupakan sebuah karunia.

Tidak hanya azan, dialog itu juga dimulai dengan pembacaan doa dan puji-pujian ala Yahudi dan Kristen. Menurut Syamsi, pengumandangan azan oleh salah satu Gereja telah melalui konsultasi dengan pihaknya.

“Mereka menanyakan apa yang bisa dibawakan untuk menghormati kedatangan warga muslim. Saya katakan azan saja. Beliau (Chrisopher Herbert, red) sendiri mengambil sekolah teologi di Universitas Harvard di Boston,” kata Syamsi ketika menjawab pertanyaan ANTARA tentang berkumandangnya azan di Marble Collegiate Church.

Gereja yang didirikan pada tahun 1854 itu sendiri dipadati oleh ratusan anggota Gereja serta beberapa warga muslim dan Yahudi.

Bertindak sebagai moderator, Pendeta Mulder mengajukan lima pertanyaan kepada Syamsi dan Rubenstein, yaitu apa pedoman dan prinsip agama yang dianut; masalah terkini yang menjadi keprihatinan masing-masing; apa peranan rumah ibadah masing-masing dalam bidang politik; apa artinya saling menghormati; serta bagaimana mereka merayakan Hari Pernyataan Terima Kasih.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab secara singkat oleh Syamsi, Rubenstein dan Mulder.

Tentang masalah terkini, Syamsi menjawab bahwa persepsi yang salah tentang Islam adalah salah satu isu yang saat ini sangat memprihatinkan.ย  “Prihatin karena ada kesalahpahaman terhadap Islam, juga adanya Islamophobia (ketakutan akan Islam, red). Media sangat berperan besar dalam membangun pemahaman,” kata Syamsi.

Rubenstein melihat perdamaian dengan keadilan sebagai masalah serius yang harus diwujudkan sementara Pendeta Mulder menyebut rasisme sebagai salah satu masalah besar dan memprihatinkan.

Tentang peranan rumah ibadah dalam bidang politik, ketiga pemimpin agama memberikan jawaban serupa, yaitu berusaha mendorong jamaahnya untuk melihat masalah-masalah yang berada di sekililingnya dan bagaimana mereka dapat berkontribusi untuk memecahkannya.

Untuk isu Hari Pernyataan Terima Kasih, Syamsi menerangkan bahwa setiap waktu bagi muslim adalah pernyataan terima kasih.ย  “Kami dibiasakan untuk selalu mengucapkan kata `Alhamdulillahi Robbil `Alamiin`,” ujarnya.

Sambil menutup sesi dialog, Pendeta Mulder menyebut berlangsungnya dialog segitiga sebagai hal yang khusus yang mewarnai Thanksgiving.ย  Seperti diungkapkan Mulder, dialog seperti pada hari Minggu itu telah memasuki tahun ke-15. @Antara
Waullah hualam…

Read Full Post »

Pria Ngeseks dengan Sepeda!

Seorang pria dibawa ke pengadilan karena melakukan tindakan ganjil. Pria berusia 51 tahun itu berusaha ngeseks dengan sepedanya. Alamaaak!

Perbuatan menyimpang itu dilakukan pria Inggris, Robert Stewart. Oleh pengadilan Inggris, pria itu dikenai tuduhan pelanggaran seks.

Dia dijatuhi hukuman percobaan selama 3 tahun. Demikian seperti diberitakan harian /Mirror,/ Jumat (16/11/2007).

Di pengadilan terungkap, para petugas kebersihan di sebuah asrama mendapati Stewart sedang berbugil-ria dari pinggang ke bawah. Dengan tubuh setengah telanjang, Stewart memegang sepedanya dan melakukan gerakan seksual.Dia menggerak-gerakkan pinggulnya maju-mundur.

Sheriff Colin Miller terkaget-kaget mendengar kasus ini. “Dalam hampir empat dekade di dunia hukum, saya pikir saya sudah menemui semua kemaksiatan yang dilakukan manusia. Namun ini hal baru bagi saya. Saya tidak pernah mendengar seorang maniak seks sepeda,” cetusnya. @disalin kembali dari Detik.com

Read Full Post »

Nebula adalah bintang/matahari yang telah sampai habis masa hidupnya. Ketika mati dia akan meledak super dahsyat. Foto di attahment ini diambil dari Hubble telescope beberapa waktu yang lalu. Coba perhatikan baik2 phenomena tersebut.

Ternyata di Surat Ar-Rahman ayat 37, bila kita cermati hal ini sudah di ceritakan sejak 15 abad yang lalu.

ููŽุฅูุฐูŽุง ุงู†ุดูŽู‚ู‘ูŽุชู ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุก ููŽูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ูˆูŽุฑู’ุฏูŽุฉู‹ ูƒูŽุงู„ุฏู‘ูู‡ูŽุงู†ู

Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. (Al-Quran Surat Ar-Rahmaan:ayat 37)

Ini artinya bila mau di gali, setiap hari ada kejadian2 baru di jagad raya yang dapat dihubungkan dengan kandungan makna dalam Al-Qur’an.

Dengan kata lain setiap hari wahyu tetap turun bagi mereka yang mau menggunakan akalnya.

Subhanallah

Quoted from wikipedia:

Planetary nebula

From Wikipedia, the free encyclopedia

Planet Nabula

NGC 6543, The Cat’s Eye Nebula

A planetary nebula is an astronomical object consisting of a glowing shell of gas and plasma formed by certain types of stars at the end of their lives. The name originates from a similarity in appearance to giant planets when viewed through a small optical telescope, and is unrelated to planets of the solar system. They are a relatively short-lived phenomenon, lasting a few tens of thousands of years, compared to a typical stellar lifetime of several billion years. About 1,500 are known to exist in the Milky Way Galaxy.

Planetary nebulae are important objects in astronomy because they play a crucial role in the chemical evolution of the galaxy, returning material to the interstellar medium which has been enriched in heavy elements and other products of nucleosynthesis (such as carbon, nitrogen, oxygen and calcium). In other galaxies, planetary nebulae may be the only objects observable enough to yield useful information about chemical abundances.

In recent years, Hubble Space Telescope images have revealed many planetary nebulae to have extremely complex and varied morphologies. About a fifth are roughly spherical, but the majority are not spherically symmetric. The mechanisms which produce such a wide variety of shapes and features are not yet well understood, but binary central stars, stellar winds and magnetic fields may all play a role.

Read Full Post »

Older Posts »