Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Oktober, 2008

Gorontalo – Hujan terus-terusan dalam beberapa hari terakhir dan sistem drainase kota yang buruk telah membuat Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango di Provinsi Gorontalo dilanda banjir besar dan memaksa ribuan penduduk mengungsi dari rumahnya.

ANTARA melaporkan, setelah dalam beberapa hari ini bertahan di rumah mereka, ribuan warga Kota Gorontalo akhirnya mengungsi ke 15 titik pengungsian.

Data terakhir Posko Penanggulangan Bencana Kota Gorontalo, ada 1.339 warga dari tujuh kelurahan di kota itu yang memadati tempat-tempat pengungsian.

Dari jumlah itu, 17 orang diantaranya balita dan 18 orang lanjut usia.

Pemerintah Kota Gorontalo telah menyalurkan bantuan seribu nasi bungkus, puluhan kardus mie instan dan minuman kemasan.

Ratusan rumah di Kota Gorontalo terendam air setinggi 40 sentimeter hingga 1,5 meter dan sebagian besar sudah ditinggalkan penghuninya sejak Minggu malam (25/10). “Kami akan bertahan di lokasi pengungsian selama hujan masih deras,” kata Iswan, salah seorang pengungsi di Kelurahan Moodu.

Para pengungsi berharap pemerintah segera menyalurkan makanan siap santap dan mengevakuasi warga lainnya yang kesulitan mengungsi.

Selain Kota Gorontalo, banjir juga melanda Kabupaten Bone Bolango yang juga telah memaksa ratusan keluarga mengungsi. @ANTARA

Iklan

Read Full Post »

Kawasan obyek vital ditengarai diincar pelaku teroris. Salah satunya Depo Plumpang Pertamina. Tapi warga Jakarta diimbau tidak perlu panik.

“Warga tidak perlu khawatir. Pantauan kami Jakarta tetap kondusif,” kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishaq saat dihubungi lewat telepon, Kamis (23/10/2008).

Diakui Sulistyo, berdasar hasil analisa, kelompok yang ditangkap di kawasan Jakarta Timur dan Bogor ini memiliki kaitan erat dengan Dr Azahari.

“Dari analisa apa yang diperbuat ada kesamaan. Dan dari teknik dan tata cara dan rangkaian,” tambah Sulistyo.

Bagaimana dengan dugaan kelompok-kelompok itu sudah bersatu? “Karena memang jaringan ada kecil dan besar. Itu tentunya untuk diketahui, aksi teror cukup rapi. Mereka organize crime, jadi ada perencana dan penyandang dana. Kelompok itu memang tidak bekerja sendiri,” imbuhnya.(ndr/nrl – detiknews)

Read Full Post »

Gelombang unjukrasa dari massa berbagai ormas, Kamis (23/10), memadati Gedung DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Ribuan orang yang merupakan massa Forum Umat Islam (FUI) melakukan aksi unjukrasa mendesak segera disahkannya RUU Pornografi.

“Seluruh ormas Islam dengan laskarnya siap mengawal untuk mencegah dan memberantas pornografi dan pornoaksi,” tegas Sekjen FUI, M. Al Khaththath, saat menyampaikan orasinya.

Selain FUI, aksi itu juga didukung oleh massa dari Aliansi Pemuda dan Masyarakat Selamatkan Bangsa (APMSB) yang merupakan gabungan dari berbagai organisasi antara lain Pemuda PPP, KAMMI, FPI, KAHMI, PII, dan HMI MPO.

Dalam aksi unjuk rasa ini mereka juga membawa puluhan spanduk dan poster bertuliskan “Pornografi dan Pornoaksi menimbulkan malapetaka” dan “Kami Dukung RUU Pornografi”.

“Ayo ganyang pornografi dan pornoaksi, kami ingin mendukung DPR bahwa rakyat di belakang RUU Pornografi,” tambah Al Khaththath.

Namun, katanya, apabila RUU Pornografi disahkan, FUI juga menuntut agar dilakukan format ulang, sehingga UU Pornografi dan Pornoaksi betul-betul efektif dalam mencegah dan memberantas pornografi maupun pornoaksi, sehingga terjaga kesucian dan kesehatan moral masyarakat.

Di tempat yang sama, APMSB meminta agar DPR tetap konsisten, dan tidak terbawa oleh alur penggagalan oleh partai tertentu.

“Ini adalah RUU paling lama pembahasannya, paling banyak mengakomodir aspirasi masyarakat,” demikian pernyataan aliansi itu. @ANTARA

Read Full Post »

Pihak Malaysia masih melanggar wilayah teritorial Indonesia di Ambalat. TNI beberapa kali memergoki angkatan perang Malaysia mengusik wilayah Indonesia.

“Unsur-unsur gelar TNI di blok Ambalat beberapa kali menemukan pelanggaran wilayah laut oleh kekuatan bersenjata,” ujar Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso saat rapat kerja antara Komisi I DPR dengan Dephan dan Mabes TNI di ruang rapat DPR, Senayan, Jakarta (21/10/2008).

TNI mencurigai Malaysia mengincar blok Ambalat. Diperkirakan kandungan minyak dan gas bumi masih cukup hingga 30 tahun lagi di area seluas 15.235 kilometer persegi ini. “Kalau tidak ada minyaknya tidak mungkin seperti ini,” ungkap Djoko.

Djoko menambahkan telah ada rapat di Menkopolhukam secara khusus untuk membahas masalah ini. “TNI telah diperingatkan untuk menggelar kekuatan di Ambalat,” jelas Djoko.

Selain masalah perbatasan di blok Ambalat, TNI mencatat beberapa kawasan di perbatasan juga rawan terhadap masalah. Ada 10 titik sepanjang garis perbatasan di Kalimantan antara Malaysia dan RI.

Sementara itu di perbatasan RI-Timor Leste yang masih bermasalah adalah Noelbesi (Kupang), Bijaelsunan Oben, Desa Tububanat, Nefonunpo, Imbate Nainanban, Sungkain Ninulat (TTU), Memo Dilomli, Desa Foho Aikakar, Fohotakis dan Kalanfehan (Kabupaten Belu).

TNI juga mencatat beberapa aderah di Papua yang berbatasan dengan Papuan New Guinea masih rawan.
(rdf/irw-detiknews)

Read Full Post »

Anggota Pansus Orang Hilang dari FPG DPR Aziz Syamsuddin mempertanyakan rencana pemanggilan para purnawirawan jenderal. Langkah itu dinilai tak etis  secara politik dan moral dilakukan dalam tahun-tahun politik menjelang Pemilu 2009.

“Saya salah satu anggota Pansus, tapi saya tak pernah diundang ada rapat. Itu nggak fair, lha wong pansusnya ending, tiba tiba mau pangil orang. Kapan rapatnya. Jangan main pangil-pangil orang. Nggak etis dalam tahun-tahun politik, kita panggil orang yang mau maju. Kalau hukum ya hukum, politik ya politik,” kata Aziz pada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/10/2008).

Wakil Ketua Komisi III DPR ini akan meminta klarifikasi pada rapat Pansus Orang Hilang yang  mengagendakan pemanggilan sejumlah pihak. Kalau memang ini dilakukan dalam rangka penegakan hukum, kenapa baru dilakukan sekarang, bukan jauh-jauh hari. “Kemarin-kemarin ke mana. Padahal saya merasa belum pernah terima undangan rapat,” terangnya.

Menurut Aziz, ketua Pansus Orang Hilang awalnya dipegang Panda Nababan. Namun, ia tidak tahu kalau tiba-tiba ketua pansus berpindah tangan ke Effendi Simbolon. “Mungkin itu urusan internal partai, saya tak tahu,” katanya.

Apakah ada skenario dari PDIP untuk melakukan pembunuhan karakter bagi capres potensial yang akan menyaingi Megawati? “Saya nggak mau menduga-duga. Kita lihat saja nanti,” elak Azis. (yid/nrl Muhammad Nur Hayid – detikNews)

Read Full Post »

Setelah Rahma Landy, kini giliran Runner Up 1 Putri Indonesia Duma Riris Silalahi yang akan mengikuti Miss International. Di ajang Miss International 2008. Duma berjanji melenggang tanpa bikini.

“Saya sudah memutuskan dari sini untuk memakai one piece. Walaupun sedikit agak dilema karena totalitas jadi sedikit berkurang,” ujar Duma saat ditemui di Taman Sari Royal Heritage Spa, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2008).

Perempuan yang juga dinobatkan sebagai Putri Lingkungan 2007 itu akan mengikuti ajang Miss International pada 8 November 2008. Puncak acara digelar di The Venetian Macau Resort. Sebelum malam puncak tersebut, para finalis Miss International akan mengikuti penjurian yang digelar di Hong Kong dan Jepang.

Karena memutuskan mengenakan baju renang one piece, Duma mengaku ia membawa baju tersebut dari Jakarta. Di sana, panitia rupanya tidak menyediakan.

Lulusan Fakultas Ekonomi Pembangunan USU itu mengakui memakai baju renang di ajang Miss International memang membuatnya meninggalkan sedikit budaya ketimuran. Ia pun tak menampik jika ajang kontes kecantikan yang diikutinya tidak sesuai dengan budaya Indonesia.

Meski begitu menurut Duma, penampilan seksi dalam balutan busana renang bukanlah satu-satunya hal yang bisa jadi penilaian lebih. Untuk penjurian nanti, pemenang Wajah Femina 2006 itu akan mengenakan busana daerah dari Aceh yang diharapkannya bisa mencuri perhatian.

Busana tersebut disiapkan secara khusus. Nantinya baju daerah itu juga akan dipakainya saat melakukan pawai keliling kota Macau.  (eny/eny detiknews.com)

Read Full Post »

Hubungan polisi dan kejaksaan sempat memanas sejak rekaman Kajari Tilamuta, Gorontalo tersebar. Jaksa Agung Hendarman Supandji pun meminta maaf secara khusus kepada Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD).

“Tadi saya menyampaikan permohonan maaf atas kata-kata dari Kajari Gorontalo yang menyinggung polisi,” kata Hendarman.

Hal itu disampaikan pria berhidung bangir itu usai bertemu dengan BHD di kantornya, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2008).

Hendarman juga menyampaikan kepada BHD bahwa dirinya telah meminta Kajari Gorontalo untuk meminta maaf atas perkataannya dalam perbincangan di telepon itu. “Saya sudah memberitahu kepada Kajari Gorontalo untuk minta maaf,” ujar Hendarman.

Kunjungan BHD ke Kejagung cukup singkat. Usai melakukan pertemuan, BHD langsug menuju mobil dan meninggalkan kantor Kejagung.

Sekadar diingat, dalam rekaman yang menghebohkan dan berujung pada pencopotan dirinya, Kajari Gorontalo Rahmadi, menjelek-jelekkan polisi dan menyebut korp di bawah pimpinan BHD tersebut bodoh.

“Jangan baik sama polisi. Kejaksaan lebih hebat gebrakannya dari polisi kalau soal korupsi. Kita lebih pintar dari polisi. Polisi itu bodoh semua,” kata Rahmadi dalam rekaman yang menggegerkan Gorontalo. Rekaman ini juga menjadi ringtone HP. (ken/iy) Novia Chandra Dewi – detikNews

Read Full Post »

Older Posts »