Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Februari, 2008

Kosovo mendeklarasikan kemerdekaannya dari Serbia, Minggu, 19 Februari 2008 dan menjadi akhir dari bab panjang penuh darah atas bubarnya Yugoslavia.

Proklamasi itu merupakan hasil usaha para pemimpin provinsi tersebut, yang 90 persen penduduknya etnik Albania, termasuk para mantan gerilyawan yang memperjuangkan kemerdekaan Kosovo dalam perang 1998-1999. Perang tersebut menewaskan sekitar 10 ribu penduduk sipil.

“Kami, para pemimpin rakyat, yang dipilih secara demokratis, lewat deklarasi ini menyatakan Kosovo sebagai negara merdeka dan berdaulat,” demikian bunyi naskah yang dibacakan dengan keras di gedung parlemen oleh Perdana Menteri Kosovo, Hashim Thaci seperti dikutip Reuters.

Kosovo akan menjadi “masyarakat yang menghormati martabat manusia” dan akan menghadapi “warisan menyakitkan dari masa kemarin, dalam semangat rekonsiliasi dan pengampunan”.

Seluruh 109 wakil yang hadir dalam persidangan di ibukota Kosovo, Pristina, mengangkat tangan sebagai tanda setuju.

Sebelas wakil dari etnik-etnik minoritas, termasuk wakil etnik Serbia, tidak hadir.

Beograd sangat menentang pemisahan tersebut. Serbia, yang didukung Rusia, bertekad tidak akan pernah melepaskan wilayah yang punya kaitan sejarah dengan mereka hingga seribu tahun lagi.

Namun, negara-negara Barat mendukung permintaan dua juta etnik Albania di Kosovo yang ingin memiliki negara sendiri. Sembilan tahun lalu, Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) berperang untuk menyelamatkan Kosovo dari pasukan Serbia.

Kosovo akan menjadi negara keenam yang terbentuk dari bekas federasi Yugoslavia menyusul Slovenia, Kroasia, Masedonia, Bosnia dan Montenegro.

Negara itu akan menjadi negara merdeka ke-193 di dunia, namun Serbia mengatakan Kosovo tidak akan pernah mendapatkan kursi di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Tidak sampai setengah dari 120 ribu etnik Serbia hingga kini masih tinggal di Kosovo utara, sisanya berada di kantong-kantong perlindungan pasukan penjaga perdamaian NATO.

Amerika Serikat dan sebagian besar anggota Uni Eropa (EU) diperkirakan segera mengakui Kosovo, walaupun mereka gagal memenangkan pengesahan dari Dewan Keamanan PBB akibat penolakan Rusia pada tahun lalu.

EU juga akan mengirimkan misi pengawas untuk mengambil alih kewenangan dari pejabat PBB. (*)@Antara

Iklan

Read Full Post »

WNI Jadi Paramiliter

Ancaman di wilayah perbatasan Kalimantan Barat dengan Malaysia semakin serius. Selain terus meningkatkan kekuatan pasukan militernya, Malaysia juga merekrut pemuda-pemuda Indonesia untuk bergabung dalam pasukan paramiliter yang dinamakan Askar Wataniah.

Informasi itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPR yang membidangi masalah pertahanan dengan Kepala Staf Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo, Senin (11/2).

Ketua Kelompok Kerja Panitia Anggaran Komisi I Happy Bone Zulkarnaen mengangkat persoalan ini. Komisi I mendapatkan paparan tersebut dari Pangdam VI Tanjung Pura saat kunjungan kerja akhir tahun 2007 lalu.

”Kalau ada kontak fisik, kita akan membunuhi warga sendiri,” ucap Happy sembari menunjukkan foto-foto proses rekrutmen Askar Wataniah dan pelatihan tempur. Seragamnya pun mirip militer.

Malaysia juga menggeser sejumlah patok batas. Tim Kodim 0906/Tanjung Pura berhasil mengambil gambar patok-patok yang bergeser itu pada 30 Juni 2007. Pergeseran patok batas selama tahun 2007 tercatat dilakukan sebelas kali.

Hasil pemantauan tim survei Taman Nasional Kayan Mentarang dan WWF pada 24 Juli 2007 menggunakan pesawat perintis Cessna juga menemukan lokasi aktivitas jalan dan kompleks bangunan pada koordinat 4°21’10” LU dan 115°56’45” BT yang berdekatan dengan HPH Sabah Forest Industry Corporation milik Malaysia. Hal ini diduga terkait dengan praktik penebangan hutan oleh Malaysia di perbatasan.

Sabuk perbatasan
Agustadi mengatakan sudah menyampaikan persoalan ini ke Panglima TNI. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah membangun ”sabuk perbatasan”. Jalan perbatasan ini menjadi penting untuk mengatasi kondisi medan yang sulit ditempuh.

Dia mencontohkan salah satu kasus pencurian kayu oleh Malaysia yang menggunakan helikopter besar, sedangkan helikopter milik TNI AD untuk menuju perbatasan harus melakukan dua kali pengisian bahan bakar. Dengan cara itu pun titik pendaratan masih sangat jauh dan harus ditempuh dengan berjalan kaki.

”Di sana ditemukan penggergajian kayu milik Malaysia dari hutan kita. Jadi orang kita disuruh mencuri,” kata Agustadi memaparkan.

Dengan dibangunnya ”sabuk perbatasan”, Agustadi yakin pencurian kayu oleh Malaysia dan pemindahan patok batas tidak akan berani dilakukan.

Terkait pemindahan patok batas, menurut Agustadi, dalam rapat dengan jajaran Menkopolkam, pihaknya telah mengusulkan untuk memindahkan kembali patok itu, bahkan sampai dua kilometer ke arah Malaysia. Tapi, Departemen Luar Negeri menyarankan agar diadakan rapat dulu dengan pihak Malaysia. (Sut). @kompas.

Read Full Post »

Bakal calon presiden dari Partai Demokrat, Barack Obama, kembali mengalahkan rivalnya, Hillary Rodham Clinton, pada kaukus pemilihan calon presiden di negara bagian Maine, Minggu (10/2). Kemenangan ini semakin mendekatkan jumlah delegasi yang diperoleh Obama dengan Hillary.

Di Maine, Obama meraih suara 59 persen dan Hillary 40 persen. Dengan perolehan suara itu, Obama mendapat tambahan delegasi 15, sementara Clinton mendapat 9 tambahan delegasi. Kemenangan ini menguatkan posisi Obama yang Sabtu (9/2) lalu memenangi kaukus di Louisiana, Nebraska, Washington, dan US Virgin Islands.

Namun, berdasarkan survei Associated Press (AP), Hillary masih unggul dalam perolehan jumlah delegasi dari Partai Demokrat, yang akan berperan memutuskan calon presiden dari Demokrat, Agustus 2008.

Hillary juga unggul dalam perolehan suara dari delegasi super (superdelegates). Mereka ini termasuk pihak yang akan menentukan calon presiden dari Demokrat. Terdapat 796 orang superdelegates yang terdiri dari anggota parlemen, gubernur, dan pejabat Partai Demokrat yang disebut sebagai superdelegates. Di Indonesia, mereka disebut sebagai sesepuh. Keputusan superdelegates soal calon presiden dari partai tidak otomatis tergantung pada hasil kaukus dan pemilihan pendahuluan.

Sejauh ini, Hillary masih unggul jauh dari Obama. Masalahnya, dari 796 superdelegates itu, Hillary sudah meraih 243 suara dan Obama meraih 156 suara. Masih ada superdelegates yang belum menentukan pilihan.

Berdasarkan hasil survei AP, jumlah delegasi yang berpihak pada Hillary (termasuk superdelegates itu) 1.136 orang dan untuk Obama 1.108 orang.

Sudah menyalip
Namun, lain lagi perkiraan dari RealClearPolitics hingga pukul 17.30 WIB, Senin (11/2). Lembaga ini, dikutip Agence France Presse (AFP), menunjukkan hasil perkiraan di mana Obama sudah meraih 1.137 delegasi (termasuk 139 superdelegates) dan Hillary meraih 1.134 delegasi (termasuk 213 superdelegates).

Dibutuhkan minimal 2.025 delegasi untuk memenangi nominasi dari Partai Demokrat untuk menentukan calon presiden.

Hari Selasa ini, Hillary dan Obama akan memperebutkan 15 delegasi di Washington DC, 70 di Maryland, dan 83 di Virginia. Di ketiga negara bagian ini, Obama diduga akan mengungguli Hillary.

Menghadapi kekalahan beruntun dari Obama, kubu Hillary, Minggu, mengganti manajer kampanye. Patti Solis Doyle digantikan Maggie Williams, penasihat Hillary. ”Meskipun beberapa negara bagian lebih memihak kepada Obama, kami akan terus berkompetisi dan berharap bisa mengamankan sebanyak mungkin delegasi”, demikian pernyataan tertulis dari tim kampanye Hillary.

Kubu Hillary berharap bisa unggul di tiga negara bagian berpenduduk padat, yaitu Texas, Ohio, dan Pennsylvania, yang akan melakukan pemilihan pendahuluan pada bulan Maret 2008. Berdasarkan jajak pendapat, Hillary unggul di tiga negara bagian ini.

Akan tetapi, Joe Trippi, penasihat politik untuk John Edward, mengatakan, ”Obama saat ini berjalan maju dengan kekuatan penuh setelah kemenangan terbaru itu.” Trippi memperingatkan kemungkinan kubu Hillary salah perhitungan di Ohio dan Texas karena kekuatan Obama terus membesar.

Obama yang menguat bukan saja membuat rivalnya sesama Demokrat khawatir. Presiden AS George W Bush (Republik), Minggu, juga menyerang Obama untuk meredam lajunya.

Bush mengkritik pernyataan Obama mengenai rencana kebijakan luar negeri yang dikatakan tidak jelas arahnya. Akan tetapi, kritikan Bush itu langsung ditanggapi juru bicara Obama, Bill Burton.

”Barack Obama tidak membutuhkan nasihat soal kebijakan luar negeri dari arsitek terburuk kebijakan luar negeri AS dalam satu generasi,” ujar Bill Burton. (AP/AFP/Reuters/CNN/OKI) @Kompas.

Read Full Post »

Liga Djarum Indonesia 2007 memasuki zona maut setelah seorang suporter tewas seusai laga semifinal Persipura Jayapura melawan PSMS Medan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (6/2). Mohammad Faihul, suporter Persija Jakarta, tewas dalam keributan saat hendak menyaksikan tim kesayangannya berlaga.

Warga Jalan Pasir RT 09 RW 01, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, ini belum sempat memberikan dukungan kepada tim ”Macan Kemayoran” yang akhirnya harus mengubur mimpi ke partai puncak setelah takluk 0-1 dari Sriwijaya FC. Ia tewas saat terjadi keributan massal suporter Persija dengan suporter klub lain. Peristiwa ini terjadi kurang dari tiga pekan setelah kerusuhan pada laga Arema lawan Persiwa, di Stadion Brawijaya, Kediri, Januari lalu.

Kericuhan juga terjadi di dalam stadion saat pendukung Persipura baku lempar botol minuman dengan suporter Persija yang sudah memasuki stadion. Suporter Persipura memendam kekecewaan setelah tim mereka gagal ke final liga karena kalah adu penalti 4-5 melawan PSMS Medan. Laga harus diakhiri dengan adu penalti setelah selama 90 menit ditambah perpanjangan waktu 30 menit, kedua tim bermain imbang, 0-0.

Pada laga Persija lawan Sriwijaya, gawang ”Macan Kemayoran” bobol pada babak pertama oleh tendangan Keith Kayamba dan gagal membalas setelah tendangan penalti Agus Indra melambung di atas mistar. Laga ini diwarnai aksi sangat memalukan Asisten Manajer Barry Sihotang yang mendorong seorang ofisial pertandingan saat diperingatkan terlalu banyak orang di bangku cadangan Persija.

Tanpa putaran final
Sementara itu, pemerintah mendesak PSSI untuk menegakkan peraturan karena lemahnya penegakan aturan oleh PSSI dinilai menjadi sebab membudayanya kekerasan pada sepak bola Indonesia. ”PSSI harus betul-betul menegakkan aturan main, termasuk di dalamnya, misalnya sanksi yang telah diberikan kepada klub harus dijalankan,” tegas Adhyaksa Dault, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga.

Adhyaksa juga menyebut, format kompetisi yang masih menggunakan putaran final menjadi sebab lain memuncaknya keributan. Untuk itu, pemerintah memutuskan jika kompetisi mendatang tetap diputar, tidak diperbolehkan lagi ada format empat besar atau delapan besar pada level kompetisi tertinggi. ”Liga Super nanti tidak boleh ada lagi empat besar atau final, hitung skor saja, di mana-mana liga hanya hitung skor,” ujarnya.

Lebih jauh, Adhyaksa mengakui, jika terus terjadi keributan, kompetisi tidak layak diteruskan. Namun, ia menyatakan masih bakal menunggu hasil evaluasi dari Polda Metro Jaya, Jumat, untuk menentukan apakah kompetisi kali ini harus dihentikan. ”Keputusan mengenai jadi tidaknya final akan bisa diketahui besok sore (hari ini),” katanya.

Dari catatan Kompas, Faihul bukanlah korban pertama yang tewas saat memberikan dukungan kepada timnya di Liga Indonesia. Pada 26 Februari 2006, Nince (15) tewas terinjak-injak saat hendak menyaksikan pertandingan derbi Papua antara Persipura dan Persiwa Wamena di Stadion Mandala, Jayapura.

Seorang pendukung juga tewas terinjak-injak saat hendak menyaksikan laga Arema melawan Persija di Stadion Kanjuruhan, Malang, 13 Juli 2005. Fajar Lidia Nugraha (17) tewas akibat desakan penonton yang mendobrak pintu stadion. (dnu/sam/ray)  Sumber: Kompas 08 February 2008

Read Full Post »