Feeds:
Pos
Komentar

Archive for April, 2011

Kepolisian China menyita sebanyak 26 ton susu mengandung melamine di sebuah pabrik di kota Chongqing. Rencananya, susu ini akan digunakan sebagai bahan pembuat es krim dan kue

Dilansir dari laman CNN, Rabu, 27 April 2011, Biro Keamanan Publik China mengatakan bahwa susu itu tersimpan di gudang persediaan pabrik. Kala itu, pabrik ditutup sementara untuk perawatan mesin-mesin produksi.

Karena penutupan ini, susu yang terkontaminasi melamine belum sempat digunakan untuk makanan dan tersebar di masyarakat. Pada pabrik juga ditemukan stok lama yang seharusnya sudah dibuang, namun sepertinya masih akan dipasarkan.

Lima tersangka ditahan polisi, diantaranya adalah manajer perusahaan. Kelimanya kemungkinan akan menghadapi tuntutan kriminal.

Sektor makanan China telah sejak lama ditimpa skandal racun dan pencemaran makanan. Pada 2008, sedikitnya enam anak tewas dan 300.000 lainnya menderita sakit akibat meminum susu mengandung melamine.

Melamine digunakan di dalam susu untuk mengecoh petugas inspeksi makanan. Menambahkan melamine ke produk susu dan makanan dapat menambah tingkat protein, namun timbal yang tinggi dalam melamine dapat merusak ginjal dan menimbulkan masalah kesehatan lainnya.

Pada tahun ini saja, pemerintah China telah menemukan kandungan racun dan bahan tambahan berbahaya pada daging babi, tauge, dan roti. Sampai saat ini, sebanyak 21 orang telah dijatuhi hukuman akibat pencemaran, dua diantaranya telah dihukum mati.
Sumber: VivaNews.Com

Iklan

Read Full Post »

LAIN kali bila Anda ingin membeli fast food, pikirkanlah otak Anda. Dengan memilih es teh tawar ketimbang minuman soda, ayam bakar ketimbang goreng, tanpa sadar Anda akan terhindar dari dua bahan makanan berbahaya yang biasa dikandung fast food.
Apa saja dua bahan berbahaya tersebut?

1. Lemak jenuh

Dalam sebuah studi di laboratorium, para peneliti Kanada menemukan bahwa makanan kaya lemak jenuh seperti hamburger, keju, krim salad dressing, dan milkshake meningkatkan tingkat protein otak yang berhubungan dengan Alzheimer. Risiko itu pun terhitung delapan kali lebih tinggi daripada makanan kaya lemak ‘baik’ seperti pada ikan dan kacang-kacangan.

2. Gula

Minuman terlalu manis akan menurunkan kemampuan memori dan menggandakan jumlah plak amiloid yang memicu Alzheimer, menurut studi laboratorium di Amerika. Maka itu ada alasan kuat untuk mengatakan tidak terhadap soda, teh manis, dan makanan penutup seperti kue dan pai. (MI/ICH) @YahooNews

Read Full Post »