Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Maret, 2010

Sebuah survei yang dilakukan Harris Interactive, menemukan 57 persen pemilih Partai Republik Amerika Serikat menyatakan Presiden Amerika Serikat Barack Obama seorang muslim. Secara umum, dari 2.320 orang dewasa di Amerika Serikat yang disurvei antara 1 sampai 8 Maret 2010, 32 persen menyatakan Obama seorang muslim.

Kemudian 40 persen yang disurvei menyatakan Obama seorang sosialis, 25 persen menyatakan Obama akan menyerahkan kedaulatan Amerika Serikat pada pemerintahan dunia, dan sebagian kecil menyatakan dia melanggar konstitusi dan warisan Amerika.

Bahkan 20 persen percaya Obama tidak lahir di Amerika Serikat, meski ada fakta akta kelahiran Obama di Hawaii. Juga 20 persen percaya “Obama melakukan banyak hal seperti Hitler lakukan.”

Terdapat perbedaan kesan berdasarkan pandangan politik, partai politik dan pendidikan. Orang-orang yang tidak meraih pendidikan tinggi sebanyak 45 persen mengira Obama seorang muslim, sementara yang berpendidikan tinggi hanya 20 persen.

Berdasarkan pandangan politik, 51 persen konservatif mengira Obama adalah muslim, sementara hanya 26 persen moderat dan 16 persen liberal yang berpikiran seperti itu. Sementara berdasarkan pilihan partai politik, 57 persen Republikan menyatakan Obama muslim dan hanya 15 persen Demokrat dan 29 persen independen yang berpikiran seperti itu.

Survei ini dilakukan setelah John Avlon menulis sebuah buku “Wingnuts: How the Lunatic Fringe Is Hijacking America.” Buku ini menceritakan bahwa sejumlah orang Amerika memiliki pandangan ekstrem mengenai Presiden ke-44 Amerika ini.

“Jumlah baru ini mengagetkan meski tak mengejutkan,” kata Avlon mengomentari hasil survei. Survei ini, katanya, merupakan seruan kepada seluruh rakyat Amerika mengenai bahaya ketakutan dan kebencian karena sikap partisan yang berlebihan. “Rakyat Amerika harus ingat, sayap ekstrem ini melupakan bahwa patriotisme lebih penting daripada sikap partisan.”

Survei ini dilakukan pada orang dewas yang berumur di atas 18 tahun. Responden diambil secara proporsional berdasarkan umur, jenis kelamin, ras, pendidikan, wilayah dan pendapatan. Responden survei dipilih di antara yang bersedia untuk disurvei sehingga tidak bisa diperkirakan sampling error.

Harris Interactive adalah salah satu firma riset  berpengaruh di dunia. Harris Poll, begitu dikenal namanya, memiliki keahlian luas mulai dari kesehatan, teknologi, urusan umum, energi, telekomunikasi, jasa keuangan, media, restorat dan lain-lain. Harris meladeni pelanggan dari 215 negara di Amerika, Eropa dan Asia. @VIVAnews

Waulahualam bis’sawab.

Iklan

Read Full Post »

Pabrikan ponsel Taiwan HTC menjadi vendor pertama yang akan merilis smartphone berbasis Android yang dilengkapi Wimax, koneksi internet kecepatan tinggi generasi keempat. Smartphone tersebut bakal diberi nama HTC EVO 4G, bukan HTC Supersonic seperti yang dirumorkan sebelumnya.

Adalah Sprint, operator seluler berbasis CDMA di AS, yang membocorkan rencana tersebut seperti dilansir Engadget. Sprint menjadi mitra eksklusif yang akan digandeng HTC untuk mengeluarkan perangkat ini ke pasaran untuk pertama kali. HTC EVO 4G rencananya dirilis pada musim panas tahun ini atau sekitar Juni-Juli 2010 mendatang.

Secara teknis, spesifikasi HTC EVO 4G termasuk paling unggul dibandingkan smartphone Android yang sudah beredar saat ini. Untuk menjalankan aplikasi bakal sangat nyaman karena sistemomputasinya didukung prosesor Snapdragon 1GHz, memori internal 1GB, dan memori RAM 512 MB. Sayang, memori eksternal bawaannya hanya 8 GB.

Layarnya TFT LCD 4,3 inci dengan resolusi 480 x 800. Kualitas grafiknya mendukung hingga video high definition 720p. HTC EVO 4G juga dilengkapi port HDMI untuk menampilkan video kualitas tinggi di layar monitor eksternal yang juga sudah mendukung. Selain itu, smartphone ini dilengkapi kamera utama 8 MP dan kamera depan 1,3 MP.

Sistem operasinya versi terbaru Android 2.1. Sementara user interface-nya menggunakna versi terbaru Sense UI buatan HTC sendiri yang khas dipakai pada jajaran smartphone-nya selama ini. Selain Wimax, koneksi internetnya juga dilengkapi pilihan WiFi 802.11b/g dan koneksi data CDMA2000 1X EVDO. @Kompas

Read Full Post »

Paris, Prancis – Setelah kerja keras berbulan-bulan, FBI dengan dipandu Polisi Prancis berhasil menangkap seorang peretas (hacker) yang menyabotase akun Twitter Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Pengangguran berusia 25 tahun, yang menggunakan nama samaran “Hacker Croll”, ditahan di wilayah Puy-de-Dome, Prancis, setelah sebuah operasi yang dilakukan bersama dengan agen-agen FBI dari Amerika, yang berlangsung selama beberapa bulan. Kini, dia berada di tahanan polisi di dekat kota Clermont-Ferrand.

Sang peretas selain menyerang micro-blogging yang sedang populer ini, juga telah menyerang Facebook dan akun email Google dan penyedia layanan lainnya. Polisi mengatakan bahwa pelaku tidak pernah berusaha untuk mendapatkan keuntungan finansial dari kegiatan hacking-nya.

Dia berhasil mengatur untuk keamanan kode administrator Twitter dan mampu membuat, mengubah atau menghapus akun. Dari sumber yang tak disebutkan menambahkan bahwa para peretas ini membuat blog untuk berbagi penemuannya.

Empat agen FBI bekerja sama dengan polisi Prancis selama beberapa bulan untuk melacak “Hacker Croll” dan menghentikan serangan di Twitter, yang memiliki jutaan pengguna di seluruh dunia.

Pada bulan Januari tahun lalu, puluhan account Twitter, termasuk presiden Barrack Obama dan bintang pop Britney Spears, telah diretas dan pengiriman pesan palsu melalui akun ini. @TEMPO Interaktif

Read Full Post »

Kepedulian pemimpin kota New York terhadap kesehatan warganya telah mencapai level baru dengan adanya rancangan peraturan yang bakal mendenda restoran yang menambahkan garam pada makanan. Berdasarkan rancangan peraturan, semacam Raperda, bernomor A10129 itu, pengusaha restoran akan didenda sebesar 1.000 dollar AS setiap kali tertangkap menambahkan garam pada makanan.

Felix Ortiz, anggota dewan perwakilan kota New York yang mengusulkan rancangan peraturan itu, mengatakan, peraturan itu akan mengizinkan pengunjung untuk memutuskan sendiri apakah mereka perlu memberi garam atau tidak pada menu makanannya. Pemerintahan Michael Bloomberg, Wali Kota New York City, sebagaimana diberitakan Telegraph, Jumat (12/3/2010), telah membatasi orang untuk tidak merokok di banyak tempat umum dan melarang penggunaan lemak tak sehat dalam proses menyediakan makanan serta memerintahkan banyak restoran untuk mencatat kandungan kalori dalam setiap item menu. Bloomberg juga mendukung sebuah pajak baru terhadap minuman manis-ringan untuk mengurangi obesitas.

Sekitar 1,5 juta warga New York menderita tekanan darah tinggi dan Bloomberg sangat gigih dalam mendorong orang untuk mengurangi konsumsi sodium, yang dapat memperburuk masalah itu.

Namun, Wali Kota itu tidak begitu setuju dengan usulan untuk langsung melarang penggunaan garam di restoran. Menurut dia, yang mesti dilakukan adalah kampanye untuk mengurangi secara bertahap penggunaan garam, paling tidak sebanyak 25 persen dalam tempo lima tahun.

Ortiz menyatakan, dengan mengurangi kandungan sodium pada makanan, setidaknya bisa mengurangi angka kematian warga sebanyak 100.000 orang.  Namun My Food My Choice, sebuah koalisi yang terdiri dari para pengusaha restoran, chef, dan para pelanggan, melukiskan rancangan peraturan Ortiz itu sebagai sesuatu yang “absurd”. @kompas.com

Read Full Post »