Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Oktober, 2010

Zat aktif temulawak untuk obat lever, antikanker, serta jantung dipatenkan pihak asing di Amerika Serikat. Temulawak merupakan jenis tanaman asli Indonesia dan jika dijadikan sebagai zat aktif obat-obatan komersial, semestinya diatur pembagian manfaatnya.

”Ini bagian dari biopiracy (pembajakan sumber daya genetik) yang semestinya diatur benefit sharing atau pembagian manfaatnya,” kata Ketua Umum Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia (PDHMI) Hardhi Pranata, Selasa (19/10), pada Konferensi Internasional Tanaman Obat-obatan yang diselenggarakan 19-21 Oktober 2010 di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta.

Hardhi mengatakan, ketiga obat herbal dari zat aktif temulawak (Curcuma xanthorrhiza) itu sejak dua atau tiga tahun terakhir diproduksi perusahaan obat di Indonesia dan sudah beredar di pasaran. Perusahaan itu pun terikat pendaftaran paten dari Amerika Serikat.

”Harga obat-obatan herbal itu sekarang 1.000 kali lipat lebih mahal daripada obat dengan bahan mentah yang sama yang sebenarnya sejak lama juga diproduksi di dalam negeri,” kata Hardhi.

Obat herbal yang diproduksi negara-negara lain dengan bahan mentah dari Indonesia telah menunjukkan naiknya kecenderungan minat masyarakat dunia terhadap obat herbal, tetapi Indonesia tidak siap melindungi sumber daya genetiknya.

”Tren pengobatan kembali kepada alam mulai diminati dan sebanyak 12 rumah sakit pun berhasil didorong supaya membuka klinik jamu,” kata Hardhi.

Ke-12 rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit Umum Sanglah, Bali; RS Kanker Dharmais, Jakarta; RS Persahabatan, Jakarta; dan RS Dr Soetomo, Surabaya.

Kemudian RS Wahidin, Makassar; RS Angkatan Laut Mintohardjo, Jakarta; RS Pirngadi, Medan; RS Syaiful Anwar, Malang; RS Dr Suharso, Solo; RS Dr Sardjito, Yogyakarta; RS Suraji, Klaten; dan RS Kandau, Manado.

Saintifikasi jamu

Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional pada Kementerian Kesehatan Indah Yuning Prapti mengatakan, saat ini masih ditempuh program saintifikasi jamu untuk memberikan bukti-bukti ilmiah terhadap isi atau kandungan jamu.

”Saintifikasi ini berkaitan dengan pemberian standar jamu kepada pasien, tetapi sekaligus pencapaian standar bahan-bahan herbal yang digunakan,” kata Indah.

Saat ini beredar sekitar 3.000 produk obat herbal di Indonesia. Menurut Indah, hanya sebagian kecil saja yang sudah teruji secara klinis melalui uji coba pada manusia dan dinyatakan sebagai fitofarmaka.

Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi Listyani Wijayanti mengatakan, saat ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) hanya menyatakan sebanyak lima jenis obat herbal sebagai fitofarmaka, yaitu obat-obatan herbal untuk imunomodulator atau kekebalan tubuh, hipertensi, rematik, diare, dan stamina khusus pria.

Hardhi mengatakan, pada 2007, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan supaya jamu digunakan untuk mengobati pasien oleh para dokter. Namun, harus diakui adanya kesulitan standar bagi dokter untuk meresepkan obat-obat herbal tersebut.

Proses saintifikasi jamu, menurut Hardhi, sekarang ini sangat menunjang tiga prinsip penyembuhan pasien, yaitu tepat dosis, tepat waktu, dan tepat pasien.

”Saintifikasi jamu mendukung pemanfaatan jamu tidak hanya preventif atau pencegahan saja, tetapi juga bisa untuk kuratif atau penyembuhan,” kata Hardhi.

Indah mengatakan, produksi jamu masih sering menghadapi persoalan kesinambungan bahan baku. Namun, sebagian petani produsen bahan baku jamu justru kerap mengeluhkan, bahan-bahan yang diproduksi tidak selalu terserap pasar. – (NAW) sumber: Kompas.com

Iklan

Read Full Post »

Pengguna bisa berbagi data tentang apa yang ia lakukan di Internet dengan kontak mereka.

Dalam waktu dekat, Yahoo dikabarkan akan meluncurkan layanan yang disebut Y Connect. Layanan ini serupa dengan Facebook Connect, manajemen identitas portabel, yang mengintegrasikan konten Yahoo pada situs pihak ketiga.

Memanfaatkan Y Connect, pengguna bisa berbagi data tentang apa yang ia lakukan di Internet dengan kontak mereka di Yahoo. Caranya, layanan itu akan membagikan informasi pada kontak milik pengguna lewat Yahoo Pulse, aliran aktivitas berbasis thread yang sudah dimiliki Yahoo, yang serupa dengan Google Buzz.

Seperti dikutip Mashable, 18 Oktober 2010, informasi ini pertamakali diungkapkan oleh Wall Street Journal. Disebutkan, Y Connect akan diumumkan secara resmi menjelang akhir tahun.

Meski demikian, belum ada informasi lebih lanjut seputar Y Connect selain dapat membantu para pengiklan melacak aktivitas pengguna dan ketertarikan mereka, sama seperti yang dilakukan Facebook Connect dan Open Graph.

Seperti diketahui, belakangan, Yahoo sedang berupaya untuk bangkit. Misalnya dengan memperbaiki fitur pencarian di portal web mereka seperti yang baru-baru ini dilakukan.

Dengan Y Connect, diharapkan trafik ke situs mereka bisa lebih terdongkrak. Trafik tambahan tersebut penting di masa-masa kritis seperti ini. Apalagi kabarnya kini Yahoo sedang berupaya lolos dari percobaan akuisisi yang dilakukan oleh AOL, salah satu kompetitor mereka. (kd). Sumber: VivaNews.com

Read Full Post »

Surabaya, Bahan bakar minyak ternyata tak hanya bersumber dari gas alam, fosil, atau mineral saja. Buah lemon yang rasanya segar ternyata juga dapat menjadi bahan bakar kendaraan. Bahan bakar ini diciptakan sejumah mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), Jawa Timur, baru -baru ini. Sari lemon dicampur dengan asam sulfat untuk menjadi bahan bakar penggerak.

Bahan bakar ini akan dipakai untuk mobil ciptaan mahasiswa ITS yang dinamakan spektronik. Bodi mobil ini dibuat dari akrilik dan fiber berukuran 30 sentimeter dan berat 1,5 sampai 2 kilogram. Mobil ini akan diikutkan dalam lomba kimia antarmahasiswa se-Asia Pasifik di Taiwan, 4 Oktober.

“Penggeraknya (mobil) dengan lemon,” kata Hardianto, ketua tim spektronik,” baru-baru ini. “Proses kontrolnya lemonnya harus murni secara kimia, tidak boleh ada listrik, tidak boleh mekanik.”

Di Taiwan, nantinya karya mahasiswa ITS harus bersaing ketat dengan peserta dari Cina, India, Vietnam, dan Amerika Serikat. (BOG) sumber: liputan6.com

Read Full Post »